BANJARMASIN – Bupati pertama Kabupaten Tanah Bumbu dr.H.Zairullah Azhar yang sempat mencalonkan diri pada pilkada Kotabaru, menjelang masa pendaftaran balonbup — 4-6 September 2020 — mengundurkan diri berlaga di Bumi Saijaan itu.
Zairullah yang kini masih menjabat anggota DPR-RI Fraksi PKB memilih ikut berlaga dipilbub Tanah Bumbu berpasangan dengan Muhammad Rusli, salah satu mantan pejabat di Pemkab Tanah Bumbu. Pasangan ini diusung PKB, Golkar, Nasdem, PKS dan PAN.
Seperti diketahui, Tanah Bumbu merupakan salah satu kabupaten pemekaran di Indonesia pada 2003. Kala itu Gubernur Kalimantan Selatan Sjachriel Darham menunjuk Zairullah sebagai cartaker.
Ditangan Zairullah, kabupaten pemekaran Kotabaru itu menjelma sebagai daerah maju, dan endingnya Tanah Bumbu menjadi kabupaten pamekaran terbaik se Indonesia kala itu.
Karena keberhasilan itulah, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) dan hampir seluruh menteri, serta para gubernur se Indonesia berkunjung ke Batulicin, Tanah Bumbu, sekailigus untuk melihat Istana Anak Yatim Darul Azhar yang diasuh Zairullah.
” Saya memutuskan memilih maju pilkada Tanah Bumbu karena atas permintaan tokoh-tokoh masyarakat, yang sudah lama ingin saya balik ke Tanah Bumbu,” kata Zairullah, Kamis ( 3/9/2020).
Banyak orang-orang tua menangis bahagia karena Zairullah memilih ikut pilkada di Tanah Bumbu.
” Tidak hanya ada orang tua menangis gembira, dan tidak sedikit warga yang gelar syukuran karena saya ikut pilkada di Tanah Bumbu,” ungkap Ketua DPW PKB Kalimantan Selatan itu.
Hal lain kenapa Zairullah lebih memilih Tanah Bumbu, karena masyarakat Kotabaru nampaknya masih menginginkan Sayed Ja’far, bupati sekarang, kembali memimpin Kotabaru.
Zairullah mengungkapkan, meski batal mencalonkan di Kotabaru, namun dirinya masih mempunyai ikatan emosional dengan masyarakat Kotabaru, khususnya bagi masyarakat yang ingin membentuk kabupaten pemekaran Kambatang Lima.
” Meski saya di Tanah Bumbu, tapi saya akan mendukung masyarakat Kotabaru yang ingin melakukan pemekaran dengan membentuk kabupaten Kambatang Lima,” katanya.
Soal pemekaran dan pengembangan wilayah, Zairullah dinilai berhasil membangun Tanah Bumbu. Dan Zairullah ingin berbagi pengalaman soal ini.
Dan, ungkap Zairullah, dirinya tidak hanya mendukung pembentukan kabupaten baru di Kotabaru, tapi juga berkeinginan membentuk Provinsi Kalimantan Tenggara, yang merupakan cita-cita orang tua, tokoh di daerah ini.
Sementara itu anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu dari FPKB Haris Fadillah mengatakan, masyarakat di daerahnya sangat bersyukur dengan keikutsertaan Zairullah pada pilkada Tanah Bumbu.
Tidak hanya masyarakat, Haris mengaku, secara pribadi sangat gembira dan bersyukur ayah ratusan anak yatim itu bersedia memenuhi hajat masyarakat mau menjadi calon bupati 2020-2024.
Besok, Jumat 4 September, masyarakat Tanah Bumbu, ungkap Haris, menunggu-nunggu Zairullah mendaftar di KPU sebagai kepastian maju sebagai calon bupati di daerah yang dipimpinnya sebelumnya. SKR/aktualkalsel.com











Komentar