oleh

Media Harus Miliki Basis Pembaca yang Banyak

Banjarmasin – Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers Dewan Pers Ahmad Djauhar menekankan media harus memiliki basis pembaca yang kuat dan banyak. “Kalau media memiliki basis pembaca yang banyak, maka dapat dijual ke pengiklan atau pemilik produk dan jasa,” ujar Ahmad Djauhar kepada wartawan usai melakukan Verifikasi Faktual Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Selatan, Sabtu (2/10/2021).

Menurutnya, meski media bekerjasama dengan pemerintah daerah dan lainnya, namun media harus memposisikan diri sesuai fungsi pers. “Media jangan bergantung kepada pemerintah daerah, tapi media harus mandiri,” pinta wartawan senior Bisnis Indonesia ini.

Fungsi pers yang dimaksud, sebut Ahmad Djauhar, Pertama menyebarkan informasi terverifikasi. Kedua mengedukasi masyarakat kemudian memberikan hiburan kepada masyarakat seperti menyediakan bacaan ringan dan terakhir memberikan kritik sosial atau sosial kontrol termasuk berani mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak tepat. Serta sebagai hiburan bagi masyarakat.

Ketua JMSI Kalsel, Milhan Rusli didampingi Sekretaris JMSI Kalsel, SA Lingga menerima kehadiran Dewan Pers yang lebih dahulu melakukan verifikasi perusahan pers media anggota JMSI selama dua hari di Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru serta satu media dari kabupaten Tabalong.

BACA JUGA:  Irwasum Polri Gelar Audit Kinerja Tahap II di Polda Kalsel

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Dewan Pers di tempat kami. Ini merupakan penghargaan dan kepercayaan yang besar bagi JMSI Kalsel ditunjuk sebagai daerah yang di verifikasi,” ungkap Milhan Rusli didampingi SA Lingga.

Sekretaris Jenderal JMSI Pusat Mahmud Marhaba mengatakan, Pengda JMSI Kalsel merupakan daerah ke-11 yang dilakukan verfak oleh Dewan Pers. “Ini merupakan daerah ke 11 yang dilakukan verfak oleh Dewan Pers di tanah air,” imbuh Mahmud usai verfak JMSI Kalsel dilakukan.

BACA JUGA:  Dorong Persaingan Global, Realisasikan Layanan Dompet Digital

Sumber:

Komentar

News Feed