Banjarbaru – Dapur umum dari SMA Pradita Dirgantara di kompleks Lanud Sjamsudin Noor di bawah PIA Ardhya Garini, masih menyiapkan makan sebagai bantuan untuk korban banjir. Total sudah 22 hari, dapur umum ini melayani kebutuhan makan para korban Banjir di Kalsel.
Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb M Taufiq Arasj, didampingi Ketua PIA Ardhya Garini cabang 11/D II Lanud Sjamsudin Noor, Rosa Taufiq Arasj, mengatakan, sekolah unggulan SMA Pradita Dirgantara secara spontan namun terencana, mengumpulkan dana membantu warga yang terdampak bencana.
“Melalui kami di Lanud Sjamsudin Noor ini, kami menggelar dapur umum SMA Pradita Dirgantara, Alhamdulillah kami mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa bantuan ini sangat berguna,” ujarnya.
Dengan adanya dapur umum dari SMA Pradita Dirgantara ini, tambah Danlanud, menunjukkan tingginya rasa kepedulian sosial dari pelajar yang berada di luar Kalsel. Ini juga membuktikan, bahwa SMA Pradita Dirgantara tidak hanya sekadar mencetak lulusan yang berkualitas, tetapi juga memiliki hati nurani yang luar biasa.
“Saat ini warga terdampak Banjir yang kembali ke rumah sudah semakin banyak, namun kondisi rumah yang porak poranda akibat banjir, membuat mereka tidak bisa memasak. Sehingga bantuan makanan tetap diperlukan,” tambahnya lagi.
Dalam sehari, dapur umum SMA Pradita Dirgantara ini mampu membuat 500 bungkus nasi untuk korban Banjir untuk didistribusikan kepada warga terdampak, maupun relawan yang bertugas.
Nasi bungkus ini, distribusikan melalui jalur darat maupun udara. (*/cr5)
SUMBER : abdipersadafm











Komentar