Dampak dalam situasi pandemi Covid-19 ternyata melewatkan kasus tahunan yang ternyata diam-diam telah merenggut tiga warga Banjarmasin. Kasus yang dimaksud adalah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Banjarmasin.
Menanggapi itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, Kamis (9/7/2020) mengatakan kasus DBD di Banjarmasin baru ini bertambah dua kasus yang meninggal, menyusul satu kasus meninggal pada beberapa bulan lalu.
Data Dinkes 38 kasus DBD di Kota Banjarmasin sejak Januari 2020 dan sekarang ini dari jumlah kasus tersebut ada tiga warga meninggal dunia. Kasus DBD ini didominasi oleh anak usia 6 hingga 14 tahun.
“Saat ini masyarakat selain mendapat ancaman pandemi covid-19, demam berdarah juga jadi ancaman dan harus jadi perhatian bersama,” ungkapnya.
Untuk menangani hal tersebut, diperlukan peran serta masyarakat untuk menekan kasus ini sangat menentukan. Oleh karena itu, program 3M (menutup, menguras dan mengubur) perlu dilakukan secara berkelanjutan sepanjang tahun, khususnya saat musim penghujan tiba. ang











Komentar