PT Pertamina EP sebagai salah satu perusahaan minyak nasional sudah berkontribusi mewujudkan Millenium Development Goals (MDGs), berhasil membantu menurunkan kemiskinan dan degradasi lingkungan di negara berkembang.
Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina sudah berkomitmen memprioritaskan keseimbangan dan kelestarian alam, lingkungan dan masyarakat. Dengan menyejahterakan manusia, alam, dan lingkungan. Tak heran, Pertamina mampu mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Pertamina berhasil memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan (melalui pendidikan perubahan perilaku, pola pikir, serta pelatihan keterampilan dan kesehatan) berwawasan pelestarian lingkungan.
Pertaminan mampu melaksanakan secara tuntas (termasuk penyediaan prasarana, perubahan pola pikir, perilaku, tata nilai, dan membekali dengan pengetahuan/keterampilan). Pertamina mampu mengelola kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang mencakup program Corporate Social Responsibility (CSR), program Bina Lingkungan (BL) dan Program Kemitraan (PK).
Pertamina berhasil meningkatkan reputasi dan kredibilitas melalui kegiatan TJSL yang sangat terintegrasi dengan strategi bisnis. Pertamina sudah mengimplementasikan strategi-strategi besar, seperti, saling memberi manfaat (fair shared value)
Komitmen Pertamina dalam melaksanakan TJSL diwujudkan dalam berbagai kegiatan CSR yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, manajemen bencana, maupun bantuan khusus.
Realisasi kegiatan dilaksanakan oleh seluruh unit kerja fungsi CSR Pertamina, baik di kantor pusat, unit operasi, maupun anak perusahaan. Beberapa kegiatan khususnya di bidang pendidikan dilakukan bersama dengan Pertamina Foundation.
Di bawah payung tema “Pertamina Sobat Bumi”, Pertamina mengimplementasikan program CSRuntuk tujuan people, planet, and profit (3P). Tujuan ini menjadi fokus Pertamina dalam menjalankan operasinya, di mana produk-produk yang dikembangkan dan jasa yang diberikan peduli terhadap kelestarian lingkungan khususnya bumi untuk kepentingan dan masa depan generasi yang akan datang. CSR Pertamina berfokus pada empat isu yang menjadi pilarnya yaitu: Pertamina Cerdas, Pertamina Sehati, Pertamina Hijau dan Pertamina Berdikari.
Sebagai contoh, pengrajin kain sasirangan Bernama Aya Sofia merasakan manfaat Program Kemitraan (PK) yang didapatkannya. Yang menerima bantuan modal usaha untuk mengembangkan usaha pembuatan kain sasirangan. “Kami mendapat bantuan modal Rp10 juta tahun 2018. Bulan Oktober 2021 kami sudah berhasil melunasi pinjaman dengan sistem bagi hasil 3 persen, selama 3 tahun. Yang sudah bisa kami lunasi hingga Oktober 2021. Dengan sistem pengembaliannya dicicil setiap bulan selama 3 tahun (2018-2021),” katanya.
Aya Sofia pemilik usaha Kinday Limpuar Sasirangan Jalan Ahmad Yani Kilometer 14,5 Komplek Sejahtera Mandiri Asri Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Provinsi sekarang usahanya semakin berkembang. Bahkan mampu menciptakan peluang kerja dilingkungannya. Karena usahanya terus meningkat.
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) milik ibu Aya Sofia satu diantara ribuan usaha yang sudah dibina dan diberdayakan oleh Pertamina. Karena dinilai memiliki dua peran strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. UMKM berperan sangat besar terhadap pembentukan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Selain itu, UMKM juga berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja di Tanah Air.
Anang Fadhilah










Komentar