oleh

Qur’an Terjemah Bahasa Banjar Kalsel Punya Banyak Manfaat

Banjarmasin – Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) HM Lutfi Saifuddin SSos berpendapat, mushaf Al Qur’an terjemahan kedalam Bahasa Daerah Banjar (provinsinya) mempunyai nilai-nilai atau banyak manfaat.

Pendapat Ketua Komisi IV yang juga membidangi keagamaan, pendidikan dan kebudayaan itu, usai rapat kerja bersama dengan Biro Kesra Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kalsel di Banjarmasin, Rabu (17/3) lalu.

Menurut anggota DPRD Kalsel dua periode itu, selain untuk lebih memudahkan memahami isi kandungan Al Qur’an terutama bagi warga masyarakat Banjar, juga salah satu upaya melestarikan kebudayaan daerah Banjar atau kearifan lokal.

Baca Juga  Jika tak Hati-Hati, Bawaslu RI Bisa Diskualifikasi Paman BirinMu

“Apalagi generasi muda urang-urang Banjar sudah banyak yang tidak tahu ‘bahasa ibu” (leluhur), sehingga perlu upaya pelestarian di antaranya seperti mencetak Al Qur’an terjemah Bahasa Banjar,” tuturnya.

“Karena sebagaimana pelajaran Antropologi Budaya, bahwa bahasa bagian dari kebudayaan/budaya. Bahasa Banjar bagian dari hazanah kekayaan budaya nasional/bangsa Indonesia yang juga.perlu kita lestarikan,” lanjutnya.

Baca Juga  DILANTIK JADI KETUM PB FORKI KALSEL, GUBERNUR SIAP MAJUKAN KARATE DI BANUA

Sementara kebudayaan/budaya merupakan simbol atau perlambang kemajuan suatu bangsa ataupun daerah. “Oleh sebab itu, sejauh memungkinkan Al Qur’an terjemah Bahasa Banjar menjadi kurikuler sekolah,” tambah wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel I/Kota Banjarmasin itu.

Oleh karenanya, wakil rakyat dari Partai Gerindra itu meminta Biro Kesra Setdaprov Kalsel memperbanyak mushaf Al-Qur’an terjemah Bahasa Banjar tersebut, kemudian membagi-bagikan ke sekolah/madrasah dan pondok pesantren (Ponpes) di provinsinya yang kini berpenduduk lebih empat juta jiwa tersebar pada 13 kabupaten/kota.

Baca Juga  Muzani: Saya Titip Prabowo Dimenangkan di Dapil-dapil Paling Jauh

Selain itu, lajut laki-laki kelahiran Banjarmasin Tahun 1971 berbintang Scorpio tersebut, Al Qur’an terjemah Bahasa Banjar bisa menjadi cinderamata yang sekaligus sebagai salah satu upaya memperkenalkan/menyebarluaskan Bahasa Daerah Banjar ke pelosok nusantara.

“Kebetulan tahun depan, Kalsel akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional. Sehingga momen tersebut untuk mengenalkan Al Qur’an terjemah Bahasa Banjar,” demikian Lutfi Saifuddin. (*/cr6)

Sumber: kalsel.antaranews.com

Komentar

News Feed