BANJARMASIN – Perhelatan pilkada serentak 2020 semakin dekat, bakal calon kepala daerah yang ikut kontestasi sudah menyerahkan berkas pendaftarannya ke Komisi Pemilihan Umum dimasing-masing daerah.
Ditengah pandemic covid-19, dua bakal calon kepala daerah di Kalsel terinveksi Covid-19 yakni, bacalon kepala daerah Kotabaru Burhanudin (dari jalur independent) dan Aditya Mufti Arifin bacalon Wali Kota Banjarbaru yang diusung PPP dan PDIP. Bahkan kedua calon kepala daerah ini hanya mengutus relawan untuk menyerahkan berkas pendaftaran.
Burhanudin yang masih menjabat Wakil Bupati Kotabaru meski sakit terkena Covid-19 tetap semangat mendaftar. “Meski saya sakit covid-19, saya tetap semangat untuk ikut pilkada 2020 Kotabaru. Saya sudah menyerahkan kepada relawan untuk mengantar berkas pencalonan ke KPU Kotabaru,” katanya dengan suara serak menahan tangis dalam dialog jarak jauh video conference, disaksikan jajaran KPU dan Bawaslu Kotabaru, plus massa pendukungnya, Minggu (6/9/2020) sore, sekitar pukul 16.30 Wita.
Wakil Bupati Kotabaru mengaku siap lahir batin meski ditimpa ujian sakit corona dan harus menjalani perawatan isolasi mandiri di Kota Banjarbaru yang berjarak 9 jam dari Kabupaten Kotabaru. “Saat ini saya menjalani perawatan dengan isolasi mandiri bersama anak dan istri. Kami mohon doa agar bisa sembuh akibat terinfeksi virus Corona ini,” katanya terisak.
Mantan anggota DPRD Kalsel dati Partai Bulan Bintang ini minta maaf tidak bisa hadir langsung mengantarkan berkas pendaftaran ke KPU. “Dengan datangnya utusan menyerahkan berkas pendaftaran calon Bupati-Wakil Bupati Kotabaru bisa diproses oleh KPU,” harapnya.
Seperti diketahui, pilkada 2020 di Kotabaru hingga batas akhir pendaftaran hanya diikuti dua orang pasangan. Salah satunya, calon bupati petahana, Sayed Jafar Alaydrus-Andi Rudi Latif (SJA-Arul) yang diusung 12 parpol peraih kursi di DPRD Kotabaru. Burhanudin-Bahrudin hanya didukung PKPI dan Gelora (non kursi).
Sementara Aditya ketika dikonfirmasi mantan anggota DPR RI dua periode yang juga putra mantan Gubernur Kalsel Rudy Arifin mengakui bahwa dirinya sempat uji swab pada Selasa (1/9/2020) dan dinyatakan terinfeksi covid-19. “Syukur Alhamdulilah saat ini terus membaik, kami mohon bantu doa,” katanya Minggu malam (6/9/2020).
Kata Aditya, dirinya memang sempat muntah, diare, tangan terasa kesemutan bagian tangan hingga kepala.
Ida











Komentar