oleh

IWAPI Kalsel Peduli, Bekali Generasi Muda Keterampilan Menyirang

Banjarbaru – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kalsel menunjukkan kepeduliannya terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia (SDA) generasi muda di Kalsel. Kepedulian itu diwujudkan dalam bentuk pemberian pelatihan menyirang (kain sasirangan) yang ditujukan kepada generasi muda. Yang digelar di halaman Cafe Setara Jalan RP Soeparto No 2 RT.04/RW.05 Loktabat Utara Kecamatan Banjarbaru Utara, Sabtu (02/10/2021).

Kegiatan menyirang yang diinisiasi Ketua IWAPI Kalsel Hj Shinta Laksmi Dewi memang jadi kalender kerja organisasi wanita pengusaha ini direspon generasi muda. Karena dinilai sangat bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan dan bisa dijadikan ketrampilan kerja dan berusaha kreatif di masa pandemi.

Tercatat hampir 200 peserta antusias mengikuti pelatihan dari utusan, Madrasah Aliyah 5 orang, Wali Songo 5 orang, Antero 2 5 orang, Mekarsari 5 orang, Karamunting 5orang, Melati 5 orang, Bunga Telang 5 orang, Unlam Fakultas Pertanian 10 orang, SMKK Banjanrbaru 15orang, Kelompok Angrek Martapura 5 orang, Mahasiswa FISIP ULM 15 orang, Mawar 5 orang, SMA 1 4 orang dan Darul Hijrah Putri  5 orang.

BACA JUGA:  Vaksin Covid-19 Minim Efek Samping

Kegiatan pelatihan menyirang mendapat diapresiasi Ketua PKK Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin yang menyebutkan, kegiatan IWAPI Kalsel ini dinilai sangat membantu memberikan ketrampilan bagi generasi muda untuk berusaha dan mandiri.

Kegiatan pelatihan dihadiri Ketua GOW Kota Banjarbaru Ermina Fujianti Wartono, tampak Asisisten Bidang Perekonomian Pembangunan dan Kesra Kota Banjarbaru Ir Hj Puspa Kencana MP, perwakilan Dinas Koperasi Prov Kalsel dan Dinas Koperasi Kota Banjarbaru  serta peserta pelatihan menyirang.

Asisisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kesra Kota Banjarbaru Ir Hj Puspa Kencana MP menyampaikan, bahwa acara pembukaan pelatihan menyirang dalam rangka memaknai hari batik nasional yang jatuh pada hari ini, tanggal 2 Oktober.

Sekaligus sebagai salah satu upaya pengembangan sektor UMKM Banjarbaru,  untuk memacu semangat berkarya dan berkreasi menciptakan produk yang bernilai seni sekaligus bernilai jual tinggi. “Tentu semua patut menyambut baik dan memberikan apresiasi positif dengan diadakannya pelatihan menyirang pada hari ini. Karena kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat dalam memfasilitasi potensi yang dimiliki UMKM kita serta untuk perkembangan produk unggulan daerah kita ini ke depan,” jelas Puspa.

BACA JUGA:  Korwil BEM se-Kalsel 'Kapok' Dialog dengan DPR RI dan DPRD Kalsel

Dikatakanya, kain sasirangan adalah kain khas daerah kita, yang harus kita lestarikan dan kita budayakan di tengah masyarakat sebagai identitas budaya daerah dari waktu ke waktu dan dari generasi ke generasi. Seiring dengan perkembangan tren fesyen, kita sah-sah saja mengkreasikan kain sasirangan dalam berbagai model disain sehingga tampil modern namun tetap bercita rasa lokal.

“Selain kain sasirangan, kita berharap produk-produk unggulan daerah kita yang lain di masa mendatang mampu bersaing di pasar lokal, nasional atau bahkan internasional. Namun sebelumnya harus memprioritaskan kualitas, kuantitas dan kontinuitas,” ungkapnya.

Melalui pelatihan ini lanjut Puspa, diharapkan pengalaman dan pemahaman akan bertambah, dan para perajin sasirangan dapat meningkatkan kualitas produksi dalam rangka menumbuhkembangkan khasanah budaya lokal kita. Sehingga selain dapat menambah kekayaan dan keragaman kebudayaan Indonesia, juga dapat ikut memberdayakan perekonomian masyarakat.

BACA JUGA:  HIPMI Digandeng BKPM Fasilitasi Kemitraan Investor Besar dengan UMKM

“Semoga segala daya upaya kita selama ini untuk menumbuh kembangkan perekonomian dan taraf kehidupan masyarakat membawa hasil yang positif. Tentunya peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini. Karena disini saudara-saudara tidak hanya diarahkan dan dibimbing dengan pengetahuan dan keterampilan, namun juga dimotivasi untuk berwirausaha mandiri agar menjadi unit ekonomi produktif yang berkembang dan berkesinambungan,” harapnya.

Pada kesempatan itu Ketua PKK Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin memberikan arahan serta motivasinya kepada kaum millennial agar dapat terus berkarya, bisa menciptakan ide-ide sesuai dengan tren yang kekinian.

Ketua PKK Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin juga berbagi pengalaman pribadinya terkait khususnya di bidang fashion yang dimulai dari bawah dan telah sukses sampai sekarang. “Jangan mudah patah semangat untuk terus maju,” tuturnya.

Niko

Komentar

News Feed