oleh

Kemenag Banjarbaru Perkuat Manajemen Talenta untuk Wujudkan ASN Berbasis Kompetensi

KALSEL.SIBERINDO.CO — Pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama kini bertransformasi menuju pendekatan yang lebih strategis dan terukur. Paradigma pengelolaan SDM tidak lagi semata-mata bertumpu pada capaian kinerja masa lalu, melainkan berfokus pada pemetaan potensi, kompetensi, serta kesiapan pengembangan karier pegawai.

​Semangat pembaruan tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Manajemen Talenta ASN di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Kamis (20/8/2026).

​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd., jajaran pejabat struktural, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, jajaran Kankemenag kabupaten/kota se-Kalsel, serta pengelola kepegawaian.

Baca Juga  Wakil Ketua MPR: Indonesia Akan Kuat dan Dihormati Dunia Bila Para Pemimpinnya Bersatu, Kesampingkan Ego Pribadi

​Saat membuka kegiatan secara resmi, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, H. Muhammad Tambrin, menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta merupakan instrumen krusial dalam akselerasi transformasi tata kelola birokrasi dan SDM di tubuh kementerian.

​“Manajemen talenta memastikan roda organisasi digerakkan oleh ASN yang tepat, kompeten, dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan institusi ke depan,” tegas Tambrin.

​Paparan materi utama disampaikan langsung oleh Kepala Biro SDM Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI, Muhammad Zain. Ia membedah secara komprehensif alur implementasi manajemen talenta, mulai dari pemetaan (talent mapping), penelusuran portofolio, asesmen kompetensi, hingga akselerasi karier dalam bingkai penguatan sistem merit.

Baca Juga  Ma'aruf Amin: Minta Pemerintah Percepat Pelaksanaan Vaksinasi

​“Talenta ASN harus dipetakan dan dikembangkan secara presisi dan objektif. Dengan demikian, kapasitas kinerja dan potensi setiap aparatur dapat terakomodasi optimal guna memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi,” papar Muhammad Zain.

​Menanggapi arahan strategis tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kota Banjarbaru, H.Mukhlis Ridhani, yang hadir di acara tersebut menyambut positif akselerasi kebijakan ini sebagai momentum penguatan budaya kerja berbasis meritokrasi.

​“Ini bukan sekadar formalitas penempatan jabatan, melainkan ikhtiar mengenali potensi riil ASN, membinanya secara terstruktur, dan memberikan ruang optimal agar mereka mampu berkinerja unggul. Kami berkomitmen mencetak ASN Kemenag Banjarbaru yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap dinamika pelayanan masyarakat,” ungkap Mukhlis.

Baca Juga  Lima Desa Terbakar Kilang Minyak di Desa Balongan

​Senada dengan hal tersebut, Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Kota Banjarbaru, H. Ahmad Alamsyah, menyatakan kesiapan jajarannya untuk segera mengeksekusi arahan Kanwil dan Biro SDM Kemenag RI ke dalam langkah operasional di tingkat kota.

​“Arahan Kakanwil dan regulasi Biro SDM akan kami rumuskan ke dalam tata kelola internal, mulai dari pemutakhiran profil kompetensi hingga penataan kebutuhan formasi. Yang terpenting adalah konsistensi implementasi agar seluruh proses berjalan objektif, transparan, dan akuntabel,” pungkas Alamsyah.

​Melalui penerapan manajemen talenta yang terintegrasi, Kemenag Kota Banjarbaru bertekad membangun ekosistem kerja yang profesional dan berbasis kompetensi, sekaligus memastikan regenerasi kepemimpinan ASN berjalan secara berkelanjutan.

News Feed