Tanjung – Layanan pengaduan penyimpangan perdagangan BBM dan gas elpiji ukuran 3 kilogram yang dibuka Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabalong mulai Banjir pengaduan dari masyarakat.
Hingga kini pengaduan masyarakat yang sudah masuk ke Disperindag Tabalong sudah hampir 50 lebih laporan.
Padahal layanan aduan tentang penyimpangan perdagangan BBM dan Elpiji 3 kg baru dibuka beberapa hari yang lalu.
“Pengaduan sudah lumayan banyak masuk ke kami setelah di buka layanan beberapa hari lalu, ini akan kami list semua dan bersama-sama aparat penegak hukum untuk mengecek ke lapangan” ujar Kadisperindag Tabalong, Husin Ansari saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at (29/1).
Husin menerangkan aduan yang masuk ke mereka di dominasi laporan tentang gas 3 kg.
“Pengaduannya saat ini lebih banyak elpiji dari pada BBM, pengaduan dari masyarakat ini ada yang terkait pangkalan ada juga dari eceran” terangnya lagi.
Dari data aduan yang mereka himpun, masyarakat paling banyak mengadukan terkait pangkalan yang “nakal”.
“Pangkalan yang di adukan sekitar 15 pangkalan , total pangkalan kita itu 121 khusus di Tabalong, sisanya eceran” ungkap Husin.
Ia menyatakan siap menindak tegas pangkalan atau agen serta eceran yang “bermain” dengan gas bersubsidi.
“Kami tegas sekarang, apabila pangkalan itu berbuat curang serta ditemukan bukti maka akan kami laporkan ke Pertamina, termasuk juga aduan BBM sama seperti itu” tegas Husin.
Ia mengingatkan agar pangkalan itu menjual gas 3 kg tepat sasaran serta menjual dengan harga HET sesuai yang ditetapkan Rp 17.500.
“Kami juga sudah berkordinasi dengan Pertamina bahwa apabila ada kecurangan pangkalan, pertama menjual diatas HET kemudian pangkalan tersebut menyuplai kembali ke pedagang-pedagang luar dengan HET tinggi maka pangkalan tersebut akan kami laporkan untuk diberikan sanksi berupa pengurangan pasokan bahkan kalau sudah berat akan diberhentikan sebagai pangkalan gas 3 kg” tandasnya.
Pihaknya bersama aparat penegak hukum akan memonitoring langsung pangkalan yang diduga melakukan penyimpangan tersebut.
“Kami bisa saja nanti terhadap pangkalan yang di curigai itu akan menunggu proses distribusinya kepada masyarakat, jadi misalkan masuknya pada hari ini 300 tabung, jadi kita cek apakah benar hari itu terjual semua dan kepada siapa saja tabung itu di jual” pungkas Husin. (Can)
Layanan Pengaduan Penyimpangan BBM dan Elpiji 3 kg Disperindag Tabalong, WhatsApp 0853 8904 0227 (identitas pelapor akan dirahasiakan dan dilindungi)
Sumber : korankontras.net











Komentar